Aspal Buton atau Asbuton merupakan material aspal alam asli Indonesia yang memiliki berbagai jenis berdasarkan sumber tambang dan produk olahannya. Jenis Aspal Buton seperti Asbuton B 5/20, B 50/30, Asbuton Pracampur, hingga CPHMA banyak digunakan pada proyek jalan pemerintah karena memiliki TKDN tinggi, kualitas stabil, dan mendukung program penggunaan produk dalam negeri. Sebagai contoh, Asbuton B 50/30 sering digunakan pada campuran hotmix jalan nasional karena mampu menjadi substitusi Aspal Pen 60/70 dengan performa yang efisien dan ekonomis
Indonesia memiliki cadangan Aspal Buton yang sangat besar di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Material ini menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan impor aspal minyak sekaligus mendukung program TKDN dan P3DN pemerintah.
Artikel ini akan membahas secara praktis mulai dari jenis Asbuton, keunggulan, hingga cara memilih penyedia yang tepat.
Memahami berbagai jenis aspal Buton sangat penting untuk memastikan kualitas pengaspalan jalan yang tahan lama.
Apa Itu Aspal Buton?
Aspal Buton adalah aspal alam yang berasal dari Pulau Buton dan terbentuk secara alami di dalam batuan mineral. Berbeda dengan aspal minyak yang berasal dari hasil pengolahan minyak bumi, Asbuton merupakan sumber daya mineral asli Indonesia yang harus melalui proses pengolahan sebelum digunakan pada konstruksi jalan.
Saat ini, penggunaan Asbuton semakin diperluas karena memiliki beberapa keunggulan, seperti:
- Mendukung penggunaan produk dalam negeri
- Memiliki nilai TKDN tinggi
- Cocok untuk berbagai jenis konstruksi jalan
- Dapat digunakan sebagai substitusi maupun campuran aspal minyak
- Tersedia dalam berbagai jenis produk sesuai kebutuhan proyek
Bagi ASN, kontraktor, maupun penyedia pengadaan konstruksi pemerintah, memahami jenis-jenis Aspal Buton sangat penting agar spesifikasi material yang dipilih sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan regulasi PUPR.
Jenis Aspal Buton Berdasarkan Sumber
1. Aspal Buton Kabungka
Jenis ini berasal dari wilayah Kabungka di Pulau Buton dan dikenal memiliki kadar bitumen tertentu yang cocok untuk produk Asbuton B 5/20. Materialnya masih mengandung mineral alami sehingga biasanya digunakan sebagai bahan additive dalam campuran beraspal panas.
2. Aspal Buton Lawele
Aspal Buton Lawele menjadi salah satu sumber bahan baku utama untuk Asbuton B 50/30 maupun Asbuton murni. Jenis ini memiliki kandungan bitumen lebih tinggi dan banyak digunakan pada proyek jalan nasional maupun preservasi jalan daerah.
3. Aspal Buton Semi Ekstraksi
Jenis ini merupakan Asbuton yang telah mengalami proses pemurnian sebagian sehingga kadar bitumennya meningkat. Produk ini biasanya digunakan untuk kebutuhan campuran yang membutuhkan kualitas lebih stabil dibanding Asbuton butir biasa.
Temukan daftar lengkap dan harga terbaru dari berbagai jenis aspal buton untuk menunjang pengerjaan konstruksi aspal nasional.
Jenis Aspal Buton Berdasarkan Produk Olahan (Standar ASPABI & PUPR)
Berdasarkan standar ASPABI dan regulasi PUPR, terdapat beberapa produk olahan Asbuton yang umum digunakan dalam proyek konstruksi jalan yaitu.
1. Asbuton B 5/20

Asbuton B 5/20 merupakan Asbuton butir dengan penetrasi sekitar 5 dan kadar bitumen sekitar 20%. Produk ini masih mengandung mineral alami dan digunakan sebagai additive untuk meningkatkan mutu campuran beraspal panas.
Kelebihan Asbuton B 5/20
- Meningkatkan stabilitas campuran
- Cocok untuk hotmix
- Mendukung penggunaan material lokal
- Banyak digunakan pada proyek jalan nasional
2. Asbuton B 50/30
Jenis Aspal Buton ini memiliki penetrasi sekitar 50 dengan kadar bitumen sekitar 30%. Produk ini cukup populer karena dapat digunakan sebagai substitusi Aspal Pen 60/70.
Keunggulan Asbuton B 50/30
- Fleksibilitas lebih baik
- Cocok untuk campuran panas
- Efisien untuk proyek preservasi jalan
Pada beberapa proyek pemerintah, penggunaan B 50/30 dinilai lebih ekonomis karena mampu mengurangi konsumsi aspal minyak impor.
3. Asbuton Pracampur
Asbuton pracampur adalah produk olahan yang telah dicampur dengan Aspal Pen 60/70 di pabrik sehingga menghasilkan kualitas setara aspal modifikasi.
Kelebihan
- Kualitas campuran lebih konsisten
- Mempermudah aplikasi di lapangan
- Cocok untuk proyek skala besar
4. Asbuton Kadar Bitumen Tinggi
Produk ini merupakan Asbuton semi ekstraksi yang telah dimurnikan sebagian sehingga memiliki kandungan bitumen lebih tinggi dibanding Asbuton butir biasa.
Karakteristik
- Daya ikat lebih baik
- Stabilitas tinggi
- Cocok untuk campuran premium
5. Asbuton Murni
Asbuton murni merupakan hasil ekstraksi penuh dengan tingkat kemurnian sangat tinggi dan dapat setara dengan Aspal Pen 60/70 atau Pen 40/50.
Kelebihan
- Kandungan bitumen sangat tinggi
- Performa lebih stabil
- Cocok untuk pekerjaan berkualitas tinggi
6. CPHMA (Cold Paving Hot Mix Asbuton)

CPHMA adalah campuran dingin berbasis Asbuton yang dapat langsung diaplikasikan tanpa pemanasan tinggi. Produk ini banyak digunakan untuk pemeliharaan jalan dan pekerjaan cepat.
Kelebihan CPHMA
- Praktis digunakan
- Cocok untuk patching jalan
- Efisien untuk pemeliharaan rutin
Cara Memilih Jenis Aspal Buton yang Tepat
Pemilihan jenis aspal buton tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan:
1. Sesuaikan dengan Jenis Proyek
Untuk proyek preservasi jalan nasional, biasanya digunakan Asbuton pracampur atau B 50/30. Sedangkan pekerjaan pemeliharaan ringan lebih cocok menggunakan CPHMA.
2. Perhatikan Volume Lalu Lintas
Semakin tinggi beban lalu lintas, semakin tinggi pula spesifikasi Asbuton yang dibutuhkan.
3. Pastikan Mengacu pada Standar PUPR
Penggunaan material harus sesuai dengan spesifikasi teknis dan regulasi terbaru dari Kementerian PUPR agar proses pengadaan berjalan aman dan sesuai ketentuan.
4. Pilih Vendor dan Penyedia yang Berpengalaman
Vendor Aspal Buton yang berpengalaman biasanya memahami kebutuhan proyek pemerintah, dokumen teknis, spesifikasi material, hingga proses pengiriman dan pendampingan lapangan.
Mengapa Aspal Buton Semakin Diminati dalam Proyek Pemerintah?
Penggunaan Asbuton terus meningkat karena mendukung program penggunaan produk dalam negeri dan efisiensi anggaran konstruksi. Selain itu, Asbuton juga memiliki TKDN tinggi yang menjadi nilai tambah dalam proses pengadaan pemerintah.
Beberapa proyek nasional bahkan telah menggunakan berbagai jenis Asbuton untuk preservasi jalan dan pembangunan infrastruktur strategis.
Marluga Satahi Indonesia sebagai Penyedia Aspal dan Kebutuhan Konstruksi
Sebagai perusahaan yang fokus pada pengadaan alat berat dan kebutuhan konstruksi untuk instansi pemerintah, BUMN, serta proyek strategis nasional, PT Marluga Satahi Indonesia memahami pentingnya kualitas material dan ketepatan spesifikasi dalam setiap proyek.
Dengan pendekatan profesional, kepatuhan terhadap regulasi pengadaan, serta pelayanan dari awal hingga akhir proses, Marluga Satahi Indonesia hadir sebagai mitra pengadaan yang mendukung kebutuhan proyek konstruksi secara lebih efektif dan terpercaya.
Bagi instansi pemerintah maupun kontraktor yang membutuhkan solusi pengadaan konstruksi, pemahaman mengenai jenis Aspal Buton menjadi langkah awal penting agar proyek berjalan sesuai spesifikasi, efisien, dan memiliki kualitas perkerasan jalan yang optimal.


